Ini merupakan salah satu bentuk filosofi yang tinggi. Menurut pendapat saya, hal ini memerlukan proses yang panjang untuk menguasainya karena berhubungan erat dengan ego seseorang. Mungkin mengenai konsepnya, orang-orang bisa saja dengan mudah memahaminya tetapi untuk implementasi, belum tentu dalam waktu yang singkat.
Di zaman globalisasi sekarang ini, yang mengutamakan kemampuan seseorang,sulit rasanya untuk memberikan kemenangan itu kepada orang lain. Tetapi , ada hal yang perlu dipahami bahwa manusia sebagai makhluk sosial, tidak akan lepas dari hubungan dengan sesamanya dalam berbagai dimensi kehidupan.
Seni memenangkan orang lain adalah seni dimana anda menunjukkan totalitas atau kemampuan terbaik anda , dengan tujuan orang lain mencapai kemampuan maksimalnya sehingga anda pun demikian. Sebagai salah satu contoh, dalam perusahaan yang mempunyai sejumlah besar pekerja. Agar dicintai, dan dihargai , sang pemimpin perusahaan memperhatikan dengan seksama kebutuhan para pekerjanya. Mulai dari melihat siapa yang sakit, yang membutuhkan uang sampai menaikkan gaji pegawainya walaupun situasi secara global sedang krisis.
Percayalah bahwa jika anda memenangkan orang lain , mereka akan tergerak untuk memberikan hal yang setara dengan anda. Contoh lain yang ada adalah pelayanan konsumen di perusahaan - perusahaan penjual jasa. Setiap pegawai diharuskan tersenyum, berbicara santun, lalu secara umum, perusahaan menawarkan berbagai produk menarik yang jika dikalkulasikan secara bisnis, terkadang berlebihan. Tetapi inilah yang disebut dengan usaha ekstra, dimana kepuasan pelanggan adalah hal utama. Inilah salah satu bentuk prinsip memenangkan orang lain.
Penerapannya sangat sederhana dan bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalkan di sekolah, prinsip memenangkan orang lain ini akan membantu siswa/i untuk turut mengalami kemajuan prestasi yang baik. Sang siswa mempunyai buku - buku / majalah yang berkualitas, lalu meminjamkannya kepada teman-temannya. Disaat yang sama, ia mencari tahu apa saja kegemaran teman-temannya, lalu berusaha untuk berdiskusi seputar hal itu, sehingga mereka semua mendapatkanq keuntungan yang seimbang. Disatu sisi, teman-teman sang siswa tersebut mendapatkan informasi baru secara gratis untuk bidang yang mereka sukai, sementara disisi yang lain, sang siswa dipercaya , disukai oleh teman-temannya plus mendapatkan banyak informasi berbeda dari orang-orang yang tepat.
Jadi, dengan contoh - contoh sederhana diatas, saya harapkan bisa membantu anda semua untuk turut berjuang dan menerapkan seni memenangkan orang lain untuk sukses ini. Mari kita meraih dunia bersama, karena dunia ini terlalu besar untuk kita tempati sendirian. Kesuksesan terwujud atas kerjasama semua pihak,baik langsung maupun tidak langsung. Selamat mencoba dan semoga sukses...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar